Kesimpulan
Di era digital, FOMO telah menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak orang tertarik menghadiri sebuah event. Keinginan untuk menjadi bagian dari sebuah pengalaman, tren, atau momen tertentu mampu meningkatkan antusiasme peserta bahkan sebelum acara dimulai.
Namun, FOMO yang efektif bukan hanya soal membuat orang penasaran. Yang lebih penting adalah menghadirkan pengalaman yang benar-benar berkesan ketika mereka datang. Sebagai event organizer yang memahami perilaku audiens masa kini, MARS Production membantu klien merancang event yang tidak hanya ramai diperbincangkan, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang layak untuk diingat dan dibagikan.
Pada akhirnya, orang mungkin datang karena FOMO. Tetapi mereka akan mengenang sebuah event karena pengalaman yang mereka rasakan di dalamnya.
Referensi
Universitas Gadjah Mada (UGM) – Mengenal FOMO dan Dampaknya di Era Digital
https://ugm.ac.id/id/berita/
Universitas Airlangga – Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Digital
https://unair.ac.id/
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) – Media Sosial dan Perubahan Perilaku Masyarakat Digital
https://www.komdigi.go.id/
Glints Indonesia – Apa Itu FOMO dan Pengaruhnya terhadap Perilaku Konsumen
https://glints.com/id/lowongan/fomo-adalah/
Populix – Tren Perilaku Konsumen dan Pengaruh Media Sosial terhadap Keputusan Masyarakat
https://info.populix.co/
Marketeers – Strategi Membangun Engagement dan Antusiasme Audiens di Era Digital
https://www.marketeers.com/
